Tindak Pidana Kesusilaan dan Ruang Lingkup Perbuatan yang Diatur oleh Hukum
Perkara kesusilaan sering memiliki latar belakang yang berbeda antara satu kasus dengan kasus lainnya. Karena itu, setiap informasi perlu dilihat dalam hubungan yang utuh dengan kronologi kejadian, pihak yang terlibat, dan kondisi yang melatarbelakangi peristiwa.
Dokumen pendukung, keterangan saksi, serta informasi lain yang relevan dapat membantu membangun gambaran yang lebih jelas mengenai perkara yang sedang dipersoalkan. Pemahaman yang menyeluruh membantu melihat fakta secara lebih objektif.
Produk Terbaik Kami
Urusan Cerai
• KTP Penggugat & Tergugat
• Kartu Keluarga
• Alamat terbaru masing-masing pihak
• Minimal 2 (dua) orang saksi
• Dokumen Nikah Resmi
• Dokumen pendukung gugatan
• Draft Gugatan Cerai
Perkara Perselingkuhan
• KTP kedua belah pihak
• Kartu Keluarga
• Domisili terkini
• Kronologi kejadian
• Identitas terlapor
• Buku Nikah / Akta Perkawinan
• Laporan Polisi
• Bukti perselingkuhan
• Daftar saksi
Gugatan Harta Gono Gini
• KTP Penggugat & Tergugat
• Kartu Keluarga
• Alamat terbaru kedua pihak
• Putusan & Akta Perceraian
• Minimal 2 (dua) orang saksi
• Dokumen aset
• Bukti pembelian/pembayaran harta
• Alamat lokasi harta
• Surat Gugatan
Pengajuan Perubahan Nama
• KTP asli pemohon
• Kartu Keluarga
• Akta Kelahiran
• Dokumen pendukung (ijazah, dll)
• Draft permohonan
• Bukti alasan perubahan nama
• Surat pengantar kelurahan
Gugatan Cerai & Hak Asuh Anak
• KTP Penggugat & Tergugat
• Kartu Keluarga
• Domisili para pihak
• Minimal 2 (dua) orang saksi
• Buku Nikah asli
• Akta Perkawinan (non muslim)
• Surat pemberkatan nikah
• Bukti alasan perceraian
• Akta/Bukti kelahiran anak
• Draft Gugatan Cerai
Itsbat Nikah (Muslim)
• KTP masing-masing pihak
• Kartu Keluarga pasangan
• Domisili saat ini
• Minimal 2 (dua) orang saksi
• Surat pengantar kelurahan
• Surat keterangan dari KUA
• Bukti nikah siri
• Surat permohonan
Kasus KDRT (Kekerasan Dalam Rumah Tangga)
• KTP kedua belah pihak
• Kartu Keluarga
• Buku Nikah / Akta Perkawinan
• Identitas terlapor
• Kronologi kejadian
• Domisili saat ini
• Hasil visum
• Saksi mata
• Laporan tindak pidana
Permintaan Adopsi Anak
• KTP/Identitas para pihak
• Kartu Keluarga
• Surat Nikah
• Domisili
• SKCK
• Surat Keterangan Penghasilan
• Rekomendasi Dinas Sosial
Permintaan Penetapan Pernikahan (Umum)
• KTP Suami Istri
• Kartu Keluarga
• Domisili saat ini
• Minimal 2 (dua) orang saksi
• Surat keterangan menikah dari pemuka agama
• Surat pernyataan menikah dari kelurahan/desa
• Bukti pernikahan belum tercatat
• Draft Permohonan
Perkara Wanprestasi / PMH
• KTP Penggugat
• Dokumen objek sengketa
• Alamat terbaru para pihak
• Minimal 2 (dua) orang saksi
• Data terlapor
• Bukti perjanjian
• Surat gugatan
Bisnis Usaha Syariah
• KTP kedua belah pihak
• Alamat terkini
• Bukti perjanjian / akad syariah
• Kronologi perkara
• Daftar saksi
• Surat gugatan
Kesepakatan Pernikahan
• KTP kedua belah pihak
• Kartu Keluarga
• Minimal 2 (dua) orang saksi
• Konsep perjanjian
• Dokumen nikah
• Surat permohonan
Penelantaran Anak
• KTP orang tua
• Kartu Keluarga
• Akta kelahiran anak
• Bukti penelantaran
• Identitas terlapor
• Saksi fakta
• Laporan tindak pidana
Poligami Tanpa Izin Istri Sah
• KTP para pihak
• Kartu Keluarga
• Buku Nikah
• Bukti pernikahan tanpa izin
• Domisili terkini
• Bukti laporan
• Daftar saksi
Perselisihan Wakaf & Hibah
• KTP para pihak
• Akta hibah / wakaf
• Kronologi sengketa
• Domisili
• Bukti sengketa
• Daftar saksi
• Draft gugatan
Kasus Waris
• KTP ahli waris
• Akta kelahiran ahli waris
• KTP pewaris
• Buku nikah pewaris
• Kartu Keluarga
• Domisili pihak terkait
• Akta kematian
• Daftar aset warisan
• Surat keterangan ahli waris
• Sertifikat harta warisan
• Minimal 2 (dua) orang saksi
• Surat permohonan / gugatan
Tim Pengacara
Menempatkan Fakta pada Konteks yang Tepat
Perkara kesusilaan sering memiliki latar belakang yang berbeda antara satu kasus dengan kasus lainnya. Karena itu, setiap informasi perlu dilihat dalam hubungan yang utuh dengan kronologi kejadian, pihak yang terlibat, dan kondisi yang melatarbelakangi peristiwa.
Dokumen pendukung, keterangan saksi, serta informasi lain yang relevan dapat membantu membangun gambaran yang lebih jelas mengenai perkara yang sedang dipersoalkan. Pemahaman yang menyeluruh membantu melihat fakta secara lebih objektif.
Mengurai Peristiwa yang Berkaitan dengan Norma dan Perilaku
Tindak Pidana Kesusilaan memiliki ruang lingkup yang luas dan dapat melibatkan berbagai bentuk perbuatan. Pemahaman terhadap konteks kejadian dan hubungan antar fakta membantu memberikan gambaran yang lebih komprehensif mengenai suatu perkara.
Menelusuri Latar Belakang Kejadian
Kondisi yang mendahului suatu peristiwa dapat membantu menjelaskan konteks dan hubungan antara pihak-pihak yang terlibat.
Mengkaji Keterkaitan Antar Bukti
Dokumen, keterangan saksi, dan informasi pendukung lainnya membantu membentuk pemahaman yang lebih utuh mengenai perkara.
Menyusun Gambaran Peristiwa Secara Menyeluruh
Kronologi yang lengkap membantu melihat hubungan antara tindakan yang dipersoalkan dengan akibat yang muncul dalam suatu peristiwa.



